sampul web komisioner 2014 Banner 2

Sejarah KPU Kabupaten Gorontalo Utara

Kabupaten Gorontalo Utara adalah sebuah daerah otonom yang ke enam di Provinsi Gorontalo.  Kabupaten yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor  11 Tahun 2007 adalah mekaran dari  induknya kabupaten Gorontalo dan diresmikan pada tanggal... Desember 2007.  Sebagai daerah baru yang awalnya memiliki 5 kecamatan yakni, Atinggola, Kwandang, Anggrek, Sumalata dan Tolinggula, rakyatnya ingin segera memiliki DPRD sendiri dan bupati dan wakil bupati devinitif.
 
Pada tahun 2007, Penjabat Bupati Gorontalo Utara Drs Hamdan Datunsolang, menunjuk Amin T. Rahman, B.Sc menjadi pelaksana sementara sekretaris KPU Gorontalo Utara. Dengan difasilitasi KPU kabupaten induk bersama personil sekretariat KPU Gorontalo Utara yang baru, berhasil mengisi keanggotaan DPRD Gorontalo Utara sebanyak 20 kursi. Dan, pada tahun awal tahun 2008, euforia rakyat yang segera ingin melaksanakan pemilukada yang dilaksanakan oleh KPU Gorontalo Utara devinitif, maka Penjabat Bupati membentuk tim perumus penyelenggaraan pemilukada yang terdiri dari unsur elemen masyarakat.  Pada tahun 2008 KPU Provinsi Gorontalo sesuai jadwal pengisian anggota KPU kabupaten/kota Periode 2008-2013 se Indonesia, telah dibentuk juga KPU Gorontalo Utara.

Dilantik pada tanggal 24 juni 2008, lima anggota KPU Gorontalo Utara pertama langsung melaksanakan dua pemilu sekaligus, Pemilukada perdana  dan tahapan Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD tahun 2008 dari take over pelaksanaan tahapan Pemilukada KPU induk, Kabupaten Gorontalo. Dengan ketersediaan SDM sekretariat yang terbatas, juga fasilitas perkantoran yang minim, ditambah lagi kantornya yang masih mengontrak rumah salah satu penduduk di Desa Leboto Kecamatan Kwandang, pada tahun 2008 berhasil menuntaskan tahapan pemilukada yang luber jurdil dan melahirkan bupati dan wakil bupati devinitif pertama. Setelah itu, sukses juga menyelenggarakan pemilu legislatif kemudian pemilu presiden dan wakil presiden tahun 2009.